Kereta Itu Adalah aku
Sunday June 24th 2007, 5:28 pm
Filed under: Uncategorized

Kereta itu berjalan dan terus berjalan…
Walaupun disetiap stasiun ia berhenti,
namun ia tetap akan berjalan, dengan atau tanpa penumpang sekalipun
Kereta itu terus membunyikan peluit
Memanggil
dan Terseok-seok
Namun ia terus melaju
Tak ingin terlambat
Tak ingin ditabrak
Tak ingin Menabrak
Ia terus Berjalan diatas Rel kehidupannya
Sekali lagi ia meraung
Dalam lajunya
Dalam kesendiriannya
Namun ia terus Berjalan
Kereta itu…
Kereta itu adalah aku



Salah tapi
Saturday June 09th 2007, 6:11 am
Filed under: Uncategorized

Aku
berjalan..

Aku
tersesat..

Dan
jatuh dilumpur

Sama

Selalu..Salah..

Tanpa
mampu tercegah..

Tapi
kenapa aku tersenyum



Andai Saja
Saturday June 09th 2007, 6:10 am
Filed under: Uncategorized

Bintang
menari..

Bulan
bernyanyi..

Awan
mengiringi..

Aku
terdiam bersama sunyi..

Menikmati..

Meresapi…

Diluar
masih ramai..

Aku
tak perduli..

Sendiri
saja dan akan terus menanti

Bukan
dia..

Bukan
kamu..

Andai
saja ada yang lain…



Setubuh
Saturday June 09th 2007, 6:08 am
Filed under: Uncategorized

Setubuhi
aku..

Setubuhi
jiwaku…

Setubuhi
tiap kata-kataku..

Setubuhi
nafasku..

Setubuhi
nadiku

Kau…

Tahu…

Sentuh
dan setubuhilah…

Tanpa
nafsu..

(To; My
secret Admirer
2007)



Senyumlah Padaku…
Saturday June 09th 2007, 6:06 am
Filed under: Uncategorized

Tiada
kata…

Tapi
penuh makna…

Seraut
wajah menjelma…

Menggagahi
hati

Menjejali
nanti..

Diam
saja…

Berdetak
jantung..

Menggantung…

Hey,
kamu yang disana…

Tersenyumlah…
 

(Silent eyes, 2007)



Dia ada dan selalu ikut
Saturday June 09th 2007, 5:59 am
Filed under: Uncategorized

Dia
ada….

Dia
Ikut….

Aku
tercekat…

Dia
ada…

Dia
ikut…

Meraba…

Mendesah…

Menyetubuh…

Lukaku
tak sembuh..

Dia
ada…

Dia
ikut…

Dahulu..

Sekarang…

Benci



Aku dan Kamu
Thursday June 07th 2007, 8:07 am
Filed under: Uncategorized

Aku dan kamu,

bersatu dalam kelabu…

Bercerita tanpa masa lalu,

saling bertukar…

Saling menukar…

Aku dan kamu…

saling Merebahkan beban diatas senyap nestapa

Memadukan ketidaktahuan tentang Cerita..

Berbagi..

Membagi…

Aku dan kamu…

Rahasia

Merahasiakan…

Aku dan kamu…

Terbuka…

Dan

Membuka…

Sahabat….



Aku Tulis Dosa dan Tragedi
Thursday June 07th 2007, 7:48 am
Filed under: Uncategorized

Aku terdiam bersama angin yang sedari tadi diam-diam mengacak rambut sebahuku. Kupenjamkan mata sejenak, mencoba merasakan tepukan angin. Namun sia-sia saja, angin pun sepertinya mendiamkanku. Mataku menatap gulungan ombak yang terus menerus berkejaran menemui daratan, dan menghadiahkannya sebuah kecupan manis dibibir pantai. Kuhela nafas yang terasa menyesakan dada, aku ingin bercerita, aku ingin berbagi. Namun siapa yang akan dengan tulus mendengarkanku? Semuanya mendiamkanku!

Aku mencoba berdiri, tapi ada sesuatu yang menggelitik kakiku. Sesuatu yang sangat, dan sangat mengganggu. Ku coba membebaskan kakiku dengan jalan memijit pergelangan kaki, sia-sia saja. Aku pun kembali terduduk datas pasir, duduk dalam sepi dibawah sinar mentari yang sebentar lagi tenggelam. Apa kisahku juga akan ikut tenggelam?

Semuanya akan baik-baik saja, semuanya akan baik-baik saja.

Kata-kata itu terus kuulang tiap kali melihat matahari tenggelam diujung laut, apa semuanya akan baik-baik saja? Entahlah! Aku pun tak tahu, mungkin kata-kata itu hanya sebagai hiburan saja. Hiburan hatiku yang sampai saat ini masih berada dalam titik gelap kehidupan, sungguh tak dapat kupercaya bila saat ini aku akan berada jauh dititik yang paling kubenci… apakah aku benar-benar benci? Entahlah! karena aku pun menikmatinya!Bah..

Aku benci mengatakan aku menikmati gelap ini, benci dan suka itu benar-benar tipis perbedaannya, ya?

Aku berdiri lagi, mengibaskan pasir yang menempel dipantatku, kali ini gelitikan dikakiku tlah hilang. aku mencoba berjalan menyongsong ombak. ombak yang dahulu pernah mengucapkan selamat tinggal padaku. benarkah?

Dia yang meninggalkanku, dia yang mencampakanku! disini…Cih!