Filed under: CERITAKUW
MIMPI 1
Suatu
ketika saat lelah menyapa tubuh, tiba-tiba saja rasa itu menyaru dan
menyetubuhi bathinku. Rasa yang sama ketika pertama kali dia memaksa hengkang
dari pesisir hatiku. Saat itu jeritanku melengking menembus sluruh harap, dalam
diamku.
Kini,
rasa itu mengajakku menemuimu, pertemuan maya ketika kelopak mata tertutup. Ku
lihat ia berdiri di tengah pikuk manusia-manusia trotoar. Senyumnya
menyambutku, dan membawa ingatku atas waktu lalu.
“Hai
apa kabar?”sapaku. Ia tersenyum tanpa jawab, namun tangannya menarikku menuju
malam. “Lihat, bintang itu! Lebih terang dari yang lain, bukan?”ucapmu sambil
menunjuk langit. Mataku patuh mengikuti telunjukmu.
“Itu
bin……” mulutku tak kuasa meneruskan kata, ketika ku rasa tak ada dekap ditubuh.
Mataku mencarimu, tanganku meraba di tengah gulita. Namun ia tak ada. Aku mulai
menjerit, aku berteriak menyebut namanya. Aku terjaga…..
MIMPI 2 (Malam berikutnya…)
Rasa
itu kembali menggelitik hatiku. Dari firasat, aku tahu ia kembali mengajakku
menemuinya dalam lelap. Aku tertawa ketika lelap menuntunku menuju pesisir
pantai, ku lihat ia duduk diatas batangan kayu tepat dibibir pantai. Aku
berlari kearahnya dan langsung mendekapnya.
“Kemarin
kamu kemana? Pergi, kok, ndak pamit,”rajukku. Tangannya mengacak rambut
terikatku, tanpa jawab tanyaku. “Kali ini aku ga’ mau tahu, kamu harus pamit
padaku sebelum pergi,”sambungku. Kali ini tangannya mengelus pipiku, aku tersenyum.
Aku tahu ia menyanggupi pintaku, sama seperti dulu ketika aku meminta waktunya
untukku.
“Ombak
itu selalu kembali ke pantai, ya?”ucapmu dalam tanya yang tak perlu jawab. Aku
ber-Hmmm, mencoba mencerna maksud ucapannya itu.
“Pergi,
yuk?”ajaknya sambil menarik lenganku. “Bukankah dulu kita tidak pernah pergi
berdua?”sambungnya. Aku tersenyum sambil mengikutinya, mataku menatap
punggungnya yang lebar. Dari dulu aku memang tidak pernah jalan berdampingan
dengannya, aku selalu dibelakangnya. Karenanya aku sering dimarahi,
hahahahahaha… Alasanku sangatlah sederhana, “AKU PERCAYA PADANYA”. Pikirlah,
pasangan(Lelak&wanita) yang jika berjalan selalu berdampingan pun selalu
ingkari keberadaan salah satu diantaranya, bukan? Jika salah satu tahu hal itu,
meledaklah ia. Dan aku selalu berbuat sebaliknya. Ngomong soal kebalikan, aku
jadi ingat Spongebob Squarepants saat episode Hari Kebalikan, hahahahaha…
Hidupku seperti dalam episode itu…
“Tahukah
kamu, aku selalu mencarimu,”ujarku setelah tak kudengar ombak bernyanyi. Ia
berbalik, matanya menatapku. Senyumnya samara dimataku, ia mendekatiku.
“Untuk
kali ini, kamu harus mendampingiku,”ujarnya sambil menggandeng pundakku. Aku tersenyum.
Tiba-tiba alarm nyaring memberaikan lelap. Akh…….
Serang, 2007 (Spesl Thanks to, "LELAKI PERTAMA")

Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>