Filed under: CERITAKUW
"…..dan akhirnya, hal terbaik yang kulakukan untuk orang yang ku cintai adalah membiarkannya pergi…."
kutipan di atas itu, sepertinya sudah akrab banget dengan hidupku.. haha… Agak lucu memang, tapi itulah yang sering kulakukan.Dahulu, dan sekarang, sama saja.
Munafik bila aku mengatakan, "aku senang kamu meninggalkanku," karena sebenarnya hatiku berkata: "…Jangan pergi.."
Aku hanya belajar untuk mengikhlaskan segala sesuatu yang berhubungan dengan "kebahagiaan" bila bukan kebahagiaanku, mungkin kebahagiaan orang yang kucintai.
Karena bagiku, hanya dengan melihatnya saja pun sudah bisa membawa kebahagiaan tersendiri.
Walaupun tidak memilikinya?
Apalah arti memiliki? Seperti yang sudah ku katakan, aku tidak pernah berpikir untuk memiliki seseorang. Aku hanya berpikir untuk memberikan rasaku pada seseorang, bukan mengikat dia dalam kata "memiliki" itu. Aku pikir, ‘Memiliki’ lebih berdasar pada hasrat negatif. dan bila ada kata lain yang menunjukan kepemilikan atas cinta seseorang. aku pasti akan menggunakan kata itu.
Dan, biarpun ia hanya memperlihatkan punggungnya. Aku tetap merasa telah memberikan ‘kebahagiaan’ untuknya. Ia merdeka memilih jalan. Dan berbahagialah untuk lelaki yang telah memperlihatkan punggungnya padaku, namanya telah terukir otomatis dalam keabadian rasaku.
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>